Penggeledahan Serentak, Kejati Sumsel Sita Uang Ratusan Juta hingga Harley-Davidson dalam Kasus Dugaan Korupsi Pungli Ilegal di Sungai Lalan

PALEMBANG,Hunternews.online – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan terus mengintensifkan pengusutan dugaan tindak pidana korupsi di sektor lalu lintas pelayaran perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin. Dalam langkah tegas penegakan hukum, penyidik melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda pada Selasa, (7/4/2026).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, menyatakan bahwa penggeledahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyidikan atas perkara yang diduga berlangsung dalam kurun waktu 2019 hingga 2025. Kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan surat perintah resmi yang diterbitkan pada hari yang sama.

Dua lokasi yang menjadi sasaran berada di Palembang, yakni rumah seorang saksi berinisial YK di kawasan Kemuning serta mess milik saksi berinisial B di kawasan Ilir Timur II.

“Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan langsung dengan perkara,” ujar Vanny, Rabu (8/4/2026).

Barang bukti yang diamankan antara lain empat unit telepon genggam, satu unit iPad, serta emas dengan berat sekitar 275 gram. Selain itu, penyidik juga menyita uang tunai sebesar Rp367 juta dan satu unit sepeda motor mewah merek Harley-Davidson. Tak hanya itu, sejumlah dokumen penting turut diamankan guna memperkuat konstruksi hukum dalam proses penyidikan.

Pihak Kejati Sumsel menegaskan bahwa seluruh rangkaian penggeledahan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan berarti.

Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran menyentuh sektor strategis transportasi air yang memiliki peran vital dalam menopang aktivitas ekonomi di wilayah Sungai Lalan. Dugaan praktik korupsi dalam sektor ini dinilai berpotensi menimbulkan kerugian negara sekaligus mengganggu tata kelola pelayaran.

Kejati Sumsel memastikan proses penyidikan akan terus berjalan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan akuntabilitas. Aparat penegak hukum juga membuka kemungkinan penetapan tersangka dalam waktu dekat, seiring dengan upaya pemenuhan alat bukti.

Publik kini menanti langkah lanjutan aparat dalam membongkar secara terang benderang aktor-aktor yang diduga terlibat dalam pusaran korupsi di jalur pelayaran Sungai Lalan tersebut. “(Tim/Red).”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *