70 Calon Paskibraka Muba Mulai Diklat, Sekda Tekankan Disiplin, Nasionalisme dan Jiwa Kepemimpinan

Breaking news, Daerah113 Dilihat

MUSI BANYUASIN,Hunternews.online – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Muba Tahun 2026. Sebanyak 70 calon Paskibraka mengikuti tahapan pembinaan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Diklat yang berlangsung di Ruang Melati, Hotel Gambo Sekayu, Rabu (5/8/2026), dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Drs. Syafaruddin, M.Si., yang mewakili Bupati Muba H.M. Toha Tohet, S.H.

Pembukaan tersebut menjadi momentum awal bagi para calon Paskibraka untuk menjalani rangkaian pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kesiapan teknis pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, serta kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Syafaruddin menegaskan, Paskibraka bukan sekadar pasukan yang bertugas dalam seremoni kenegaraan. Lebih dari itu, Paskibraka merupakan wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila, kecintaan terhadap Tanah Air, kedisiplinan dan semangat kebersamaan harus terus ditanamkan kepada generasi muda di tengah dinamika dan tantangan zaman.

“Diklat ini tidak hanya mempersiapkan peserta untuk sukses mengemban tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter, cinta tanah air, dan siap menjadi teladan di masyarakat,” ujar Syafaruddin.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada 70 peserta yang telah melewati proses seleksi dan dipercaya menjadi calon Paskibraka Kabupaten Muba Tahun 2026.

Syafaruddin meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan secara serius. Kesehatan, disiplin, kepatuhan terhadap arahan pelatih, serta kekompakan disebut menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

“Berlatihlah dengan sungguh-sungguh, patuhi arahan pelatih, jaga kesehatan dan kekompakan. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Menurut Syafaruddin, tugas Paskibraka merupakan amanah sekaligus kehormatan. Keberhasilan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI nantinya tidak terlepas dari kesiapan para peserta yang akan menjadi bagian penting dalam prosesi pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih.

Pemkab Muba juga memberikan apresiasi atas capaian daerah tersebut dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Tahun ini, Muba berhasil mengirimkan satu putra dan dua putri terbaik untuk menjadi calon anggota Paskibraka tingkat provinsi.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Muba, Drs. H. Tabrani Rizki, dalam laporannya menyampaikan bahwa Diklat Paskibraka Kabupaten Muba Tahun 2026 diikuti sebanyak 70 peserta.

Komposisi peserta terdiri atas 43 putra dan 27 putri yang telah dinyatakan lolos melalui proses seleksi.

Tabrani menjelaskan, pembinaan tidak berhenti pada persiapan teknis sebagai petugas pengibar bendera. Para peserta juga akan mendapatkan pembinaan sebagai Duta Pancasila, dengan harapan mampu membawa nilai-nilai kebangsaan dan menjadi contoh positif di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

“Kami bangga kepada adik-adik yang telah terpilih. Jaga kesehatan, ikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, dan jadilah generasi yang membanggakan daerah serta bangsa,” kata Tabrani.

Diklat tersebut sekaligus menjadi ruang pembentukan mental dan karakter bagi para calon Paskibraka. Di balik tugas mengibarkan Sang Merah Putih, terdapat tanggung jawab yang lebih besar, yakni menjaga semangat kebangsaan dan meneruskan nilai perjuangan kemerdekaan kepada generasi berikutnya.

Dengan pembinaan yang terarah, 70 calon Paskibraka Muba diharapkan tidak hanya tampil sempurna saat upacara 17 Agustus mendatang, tetapi juga mampu membawa semangat disiplin, persatuan, Pancasila dan kecintaan terhadap Tanah Air dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Pemkab Muba, Paskibraka bukan sekadar simbol seremoni tahunan. Ia merupakan investasi karakter, mempersiapkan generasi muda agar memiliki integritas, kepemimpinan, rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap bangsa serta daerahnya.(Tim/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *